A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Generasi Piknik Indonesia | Genpiknik.com - Indonesia Travel, Budaya, Kreatif

Refleksi Pariwisata Kabupaten Solok Tahun 2015

Kabupaten Solok adalah salah satu daerah memiliki potensi wisata yang dapat ‘dijual’. Bukan tidak mungkin, potensi alam hadiah dari Tuhan itu dapat disulap menjadi destinasi wisata’. Muaranya tentu dapat menggenjot dan meningkatkan perekonomian masyarakat bila dikemas menarik dan profesional oleh Pemerintah Daerah.Dari sekian banyak lokasi rekreasi wisata di Sumbar,

Kabupaten Solok memiliki sejumlah danau dan satu diantaranya Danau Singkarak yang sudah dikenal hingga ke manca Negara. Ada juga danau kembar yang juga tak kalah menarik. Namun, nyaris sejak satu dekade lalu sampai hari ini, belum terlihat kemajuan signifikan yang dilakukan Pemkab Solok untuk pembenahan kawasan tersebut. Bisa dikatakan, sektor Pariwisata adalah sektor paling lambat kemajuannya diKabupaten Solok.

Kelambatan penggenjotan promosi dan kontribusi dari sektor Pariwisata ini tentunya tidak terlepas dari tersedianya sarana dan prasarana. Seperti penyediaan restoran, penginapan yang jauh sedikit dibanding daerah wisata di Sumbar lainnya.

Dari informasi yang dihimpun Padang Ekpsres, (4/1), dari kurun waktu 7 tahun lalu hingga tahun 2015, di Kabupaten Solok hanya terdapat 5 penginapan bertipe melati, dan 1 hotel juga dengan tipe melati.

Kalaupun ada penginapan seperti villa Alahan panjang, itupun hanya dikunjungi saat libur dan jarang sekali pengunjung yang menginap. Dengan alasan, sarana dan prasarananya jauh dari standar. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2010-2015 tercatat sumbangsih bidang urusan pariwisata yang nyaris tanpa kemajuan.

Bahkan, jumlah kunjungan wisata Mancanegera terhitung sejak tahun 2008 hingga 2012 tak sampai 300 orang, dan berkisar dari 225 orang hingga 282 orang.

Hal ini menyebabkan kontribusi Pariwisata untuk Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sejak tahun 2008 hingga 2012 berkisar dari 0,67 persen hingga 0,70 persen. Dengan kata lain, tak memiliki capaian maksimal dari apa yang diharapkan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Alfajri mengatakan keterbatasan anggaran daerah merupakan faktor utama dalam menyempurnakan sarana dan prasarana lokasi rekreasi. “Kita dihukum anggaran,” sebutnya, kemarin, (4/1).

Dia menyebutkan, tahun 2015 lalu, pihaknya telah berupaya membenahi sedikit demi sedikit kawasan villa Alahanpanjang. Seperti keluhan pengunjung tentang susahnya air untuk keperluan mandi dan memperbaiki WC di sekitar area villa.

Di sisi lain, ditengah sibuknya Pemerintah Kabupaten Solok dengan rencana-rencananya yang belum satupun ‘matang’ untuk lokasi wisata, Tugu Ayam Arosuka yang terletak tepat di gerbang masuk rumah Dinas Bupati dan Wakil Bupati Solok justru secara alami menarik perhatian pengunjung.

Tak heran, saban hari kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang seharusnya bersih dari pedangan kaki lima (PKL) malah dipadati pengunjung. Kawasan inipun dengan sendirinya seperti tersulap menjadi tempat rekreasi. Suasana ini sudah berlangsung sejak pertengahan Tahun 2015 lalu.