Sapta Pesona 2015 Bantu Kembangkan Pariwisata Sumbar

Dalam pengadaan Aksi Sapta Pesona tahun 2015 di Lapau Panjang Cimpago Kawasan Pantai Padang, Sabtu (19/12) dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumbar, Drs. H. Burhasman,MM,  mengatakan tujuan dari aksi itu adalah untuk mendorong masyarakat agar berpartisipasi aktif menjaga dan melestarikan daya tarik wisata dan membantu menciptakan suasana aman, tertib, bersih, sejuk dan indah.

"Dalam Aksi ini juga berguna untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang sapta pesona dalam kehidupan sehari-hari yang pada akhirnya baik secara langsung maupun tidak langsung memberikan pelayanan yang terbaik terhadap wisatawan yang berkunjung di wisata padang," ungkapnya.

Asdep tata kelola destinasi Kemenpar RI, Oneng Setya Harini,MM mengaku pihak Kementerian pariwisata menyokong sepenuhnya apapun yang dilakukan oleh pemerintah provinsi Sumbar khususnya Kota Padang dalam meningkatkan pariwisata.

"Karna Kami sangat mendukung sekali program dari pemko Padang, terutama pengembangan wisata Pantai Padang. Apapun itu jika bisa kembangkan ekonomi kreatif dan unggul hingga ke pelosok daerah, kami akan siap membantu,"ucapnya.

Bagi Oneng pariwisata menjadi sektor unggulan andalan Indonesia, target PAN yang dipasang tahun 2019 yakni 240 trilun tahun 2015 ini mencapai Rp140 triliun.
Dalam Penerimaan Devisa sektor pariwisata dari target 19% tahun 2019 sekarang mencapai 9%. Dari segi angka penyerapan tenaga kerja tahun 2019 ditargetkan 13 juta sekarang cuman 9 juta.

Secara mikro indeks daya saing hanya berkisar posisi ke-50 dari 149 negara. Terkait dengan kebersihan dan kesehatan di obyek wisata Indonesia berada pada peringkat 43 dari 141 negara. Target wisman 20 juta saat ini baru mencapai 10 juta wisman.

Rendahnya capaian, kata Oneng, Hal ini disebabkan karena persoalan kebersihan, kesehatan dan keamanan di destinasi pariwisata.

Walikota Padang, H. Mahyeldi menyampaikan kiranya seluruh elemen masyarakat dapat mendukung dan mensukseskan perkembangan wisata di daerah ini dengan sebutan "Padang nan rancak". Sehingga daerah wisata ini dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat setempat demi terwujudnya kehidupan yang sejahtera dan mampu berdaya saing secara internasional.

Mahyeldi berjanji dalam 3 bulan kedepan wajah Pantai Padang akan terus berobah, dengan adanya wahana jogging track, penambahan blok LPC dan wahana outbound.

Acara juga dimeriahkan dengan penyerahan perlengkapan kebersihan, gerobak, dan peralatan life guard yang dilanjutkan dengan aksi bersih pantai puluhan kelompok sadar wisata, SKPD dan masyarakat sekitar. Dan ditutup dengan aksi Arung Samudera Indonesia di Pantai Padang