45 Tahun Kota Payakumbuh Pesta Rakyat yang Merakyat

Peringatan HUT Kota Payakumbuh ke45/2015, rabu (16/12),  benar-benar menjadi milik warga kota. Usai rapat paripurna istimewa DPRD, dalam rangka memperingati hari jadi kota itu,   seluruh pimpinan dan  anggota dewan bersama kepala daerah, anggota Forkopinda,  pimpinan dan pejabat kota,  berbaur dengan seluruh elemen masyarakat,  makan siang bersama di Medan nan Bapaneh Payakumbuh.
 
Makan bersama yang dikemas dalam bentuk Pesta Rakyat yang digawangi Ketua Dekranasda  Ny, dr. Henny Riza Falepi, itu diapresiasi Gubernur Sumbar diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Jefrinal  Aziz dan   sejumlah tamu yang datang dari beberapa kota/kabupaten di Sumbar.  
 
Pesta itu diawali dengan do’a bersama dipimpin Maharnis Zul, anggota DPRD, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Walikota Riza Falepi bersama Wawako Suwandel Muchtar, untuk selanjutnya diberikan kepada gubernur. Ketua Dekranasda yang merupakan isteri walikota, memberi sesuap tumpeng kepada walikota di hadapan ribuan pengunjung pesta rakyat.
 
Gubernur menilai, pesta itu benar-benar merakyat dan baru Payakumbuh yang mampu memberi makan ribuan rakyatnya dengan gratis. “Saya sangat senang melihatnya. Dan Iven ini perlu dipertahankan terus dan ditingkatkan di masa datang,” katanya.
 
Gubenur berharap, pasangan Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar bersama seluruh anggota DPRD terus bergandengan  membangun  Payakumbuh. Kota ini berpotensi menjadi kota tujuan dan mampu menjadi kekuatan ekonomi Sumatera Barat dalam beberapa tahun ke depan.
 
Program  pembangunan yang menyentuh kepentingan rakyat banyak, katanya, bakal mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam segala aspek pembangunan. Dalam keterbatasan keuangan daerah, dengan tumbuh kembangnya peran serta masyarakat, kota itu akan jauh lebih maju loncatannya, dibanding sikap warga yang antisipatif. Masyarakat Payakumbuh berpotensi dan punya selera tinggi dalam membangun kotanya, ucap gubernur.
 
Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam dan Walikota Riza Falepi, mengaku sangat senang dengan perayaan HUT tahun ini. “Saya tak menduga, ribuan warga bisa datang menikmati berbagai aneka  makanan dan minuman ke Medan nan Bapaneh ini. Jika ada di antara warga yang tak kebagian, kami mohon maaaf,” ucap kedua pimpinan kota ini.
 
Selain gubernur, tamu-tamu yang datang ke pesta rakyat itu, di antaranya pimpinan DPRD Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Sekdakab Dharmasraya Benni Muchtar, mantan  Sekdako Payakumbuh Irwandi, yang kini  terpilih sebagai Wakil Walikota Bukittinggi, sejumlah pejabat Kabupaten Limapuluh Kota dan mantan Walikota Payakumbuh periode 1983-1988, H. Fahmy Rasyad.
 
Dua Wakil  Ketua DPRD Payakumbuh lainnya, Wilman Singkuan dan Suparman, juga ikut menyampaikan apresiasinya dengan gelar acara pesta rakyat itu. “Tahun depan, pesta ini akan kita dorong lebih besar dan lebih panjang lagi waktunya. Agar, semakin banyak masyarakat menikmati hidangan gratis ini,” tegas keduanya.
 
Laporan Ketua Dekranasda Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi, seluruh masakan dan minuman yang disajikan, murni bantuan seluruh SKPD dan jajaran perbankan serta sejumlah sponsor lainnya di Payakumbuh. Semua yang dihidangkan, seperti sate, soto, pecel lele, kebab, somay, bakso, nasi goreng, martabak mesir, es cendol, es tebak, rumput laut, tapai lemang, ice cream dan  gado-gado ludes tak tersisa.
 
“Terimakasih kepada seluruh sponsor yang menyediakan makanan dan minuman ini. Kita akan berikan penghargaan kepada seluruh penyumbang itu,” ucap Ny. Henny Riza Falepi.
Macet
Tumpah ruahnya warga kota ke lokasi Pesta Rakyat, membuat jalan raya di kawasan Ngalau Indah itu, macet, dari pukul 11.00 sampai ke pukul 14.00 WIB. Polantas bersama petugas Dishubkominfo dan Satpol PP, harus melakukan buka tutup untuk mengatur lalulintas di jalan  tersebut.
 
“Jika ruas jalan ini sempat mecet, karena jubelan pengunjung sambil menyaksikan pameran di kawasan itu, pertanda warga kota Payakumbuh benar-benar berulang tahun. “Kalau tak macet, suasana ulang tahun tak akan terasa,” ucap Ismail, warga Balai panjang, Payakumbuh Selatan.