Kemenpar Bentuk Pokdarwis di KWBT Mandeh

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bertekad menjadikan masyarakat di Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan sebagai tuan rumah dan berperan dalam kegiatan kepariwisataan.
Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenpar, Oneng Setia Harini di Tarusan, Kamis, menjelaskan upaya itu dilakukan dengan membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) pada 2016.

Setelah itu, Kemenpar akan melakukan pelatihan dan studi banding bagi Pokdarwis di KWBT Mandeh ke destinasi wisata serupa yang telah sukses dengan Pokdarwis-nya.
Keberadaannya kelak akan menciptakan iklim wisata yang kondusif dan terwujudnya Sapta Pesona. Pada akhirnya akan meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan.

"Mereka yang akan mendorong masyarakat di KWBT Mandeh menjadi tuan rumah yang baik dalam mendukung kegiatan pariwisata, " katanya dalam acara Dukungan Pemberdayaan Masyarakat dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Hometay Mandeh, 2 hingga 3 Desember 2015.

Keberadaannya kelak akan menciptakan iklim wisata yang kondusif dan terwujudnya Sapta Pesona. Pada akhirnya akan meningkatkan pembangunan daerah melalui kepariwisataan.

Selain itu, jelasnya, meningkatkan kualitas lingkungan dan daya tarik wisata. Mengumpulkan, mengolah dan memberikan informasi kepariwisataan pada wisatawan dan masyarakat setempat.

Kehadiran Pokdaris diharapkan mampu memberi masukan pada aparat pemerintah dan pihak terkait dalam mengembangkan kepariwisataan di KWBT Mandeh lebih meningkat lagi.

"Kemenpar telah sukses menerapkan pola itu di sejumlah kawasan wisata seperti di Bali. Masyarakat di sana bukan menjadi objek, tapi subjek kepariwisataan,"katanya.

Sementara, Penjabat Bupati Pesisir Selatan, Alwis Darwis menyampaikan suksesn atau tidaknya sektor pariwisata di suatu daerah tak hanya cukup dengan bantuan saja.

Menurutnya, harus ada pembinaan terhadap masyarakat sekitar dalam meningkatkan wisata tersebut, utamanya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat.

"Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati langsung hasil dari kegiatan kepariwisataan itu. Apalagi, KWBT Mandeh sudah dicanangkan presiden sebagai destinasi wisata nasional, " ujarnya.

Saat ini, tambahnya, pemerintah daerah telah menyusun Perda tentang Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (Riparda) yang juga mengakomodir masyarakat sekitar.

Acara dihadiri Kepala Bagian Humas Pemkab Pessel, Sabrul Bayang, Pengamat Pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Kusmayadi. Selain itu, Sekjen Asosiasi Toilet, Enny Herawaty.