KABA Festival Diundur Jadi 11-13 Desember

Share :

Dalam acara Festival seni berbasis tradisi Minangkabau atau dikenal dengan nama KABA Festival, batal digelar pada 3 hingga 5 Desember 2015 karena bertepatan dengan minggu tenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di Sumatera Barat (Sumbar), pada 9 Desember 2015.

"Karna kita tidak ingin festival ini dikait-kaitkan dengan Pilkada. Karena itu, pelaksanaan KABA Festival diundur menjadi 11-13 Desember 2015," kata kurator KABA Festival Ery Mefri dihubungi dari Padang, Jumat.

Dia menilai, dengan berkumpulnya massa di Ladang Tari Nan Jombang (Balai Baru, lokasi acara), akan memudahkan siapa saja untuk masuk dan mengait-ngaitkan acara dengan salah satu pasangan calon.

"Saya memang dekat dengan salah satu pasangan calon gubernur, meskipun bukan dalam hal politik. Tetapi, hal ini bisa menyeret KABA Festival pada masalah besar yang tentu tidak diinginkan," katanya.

Direktur Festival, Angga Djamar mengatakan, pengunduran jadwal itu ditetapkan setelah panitia melakukan tiga kali rapat.

"Karena kita menilai alasan dari kurator KABA Festival sangat masuk akal, maka diputuskan acara ditunda hingga Pilkada serentak di Sumbar selesai digelar," katanya.
Sesuai rencana, KABA Festival 2015 akan menampilkan enam grup. Selain Nan Jombang Dance Company, acara itu juga diikuti Impessa Dance Company, Langkok Grup, Parewa Limo Suku, La Paloma dan Ranah Teater akan mengisi agenda pertunjukan.

KABA Teater merupakan acara puncak dari Festival Nan Jombang Tanggal 3, yang digelar Nan Jombang Dance Company, kelompok tari di Padang yang rutin memproduksi karya-karya tari modern dengan berdasar pada tradisi Minangkabau, pada tanggal 3 setiap bulan.

Kegiatan tersebut sebenarnya merupakan sebuah kritik bagi pemerintah daerah yang dianggap kurang perhatian pada dunia kesenian di Sumutra barat.