Pesel Raih Anugerah Peduli wisata Award Peringkat

Penghargaan yang didapatkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyatakan, keberhasilan daerah itu dalam meraih anugerah peduli wisata award dengan peringkat 'The Best Achievement' kategori daerah strategis wisata dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai buah kerja keras pemerintah dan masyarakat.

Bupati Pesisir Selatan,Alwis Darwis di Painan, Minggu (8/11), mengatakan, penghargaan itu sekaligus bukti keseriusan daerah itu dalam mengembangkan sektor pariwisata.
daerah pesisir  ini memiliki destinasi wisata bahari yang tak kalah menariknya dari kawasan wisata bahari lainnya di Indonesia.

Apalagi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Sumbar belum lama ini, mendaulat Mandeh sebagai Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT).

“Persiden ketika meresmikan Mandeh pada Oktober 2015 mengatakan bahwa ternyata salah satu keindahan yang diturunkan Allah SWT ada di Mandeh,” tuturnya.

Ia menjelaskan pada 2016, pemerintah pusat akan menggelontorkan dana sebesar Rp580 miliar untuk membangun jalan Padang-Mandeh sepanjang 42 km yang ditargetkan rampung 2017.

Dan Selain itu Kementerian Pariwisata bertekad membangun homestay dan memberikan 100 toilet sebagai sarana penunjang kegiatan pariwisata.

“Maka dari itu kami pada awal November 2015 telah menggelar seminar guna melahirkan regulasi daerah terkait kepariwisataan yang dihadiri mantan kepala Bappenas Andrinof Chaniago,” jelasnya.

Selain itu, pemkab akan mengirimkan masyarakat sekitar area wisata Mandeh untuk pelatihan bahasa asing, memasak dan keterampilan lainnya ke daerah yang wisatanya telah maju.

Tempat terpisah Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Ali Asmar menyampaikan penghargaan itu merupakan bentuk kepedulian Pemprov kepada kegiatan pariwisata, guna menjawab tantangan ekonomi ke depan.

“Bukan suatu yang mustahil, mengingat Sumbar kaya potensi alam, kuliner, religi, budaya serta adat istiadatnya yang menganut sistem matrilineal,” tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumbar, Burhasman menyebutkan pemberian anugerah melalui seleksi ketat, mencakup berbagai aspek.

“Jurinya adalah pakar yang berkompeten di bidangnya. Semoga kabupaten/kota termotivasi mengembangkan sektor pariwisata,” tutup Burhasman.