International Dragon Boat Festival (IDBF) ke-XIII 2015 Akan Digelar 20-23 Agustus Mendatang

Lomba Dragon Boat merupakan olahraga bernuansa budaya yang dimulai sejak masuknya kebudayaan Tionghoa di Kota Padang. Sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan sector industri Pariwisata Sumbar, maka lomba perahu naga yang awalnya bersifat local, akhirnya diputuskan untuk dijadikan salah satu daya tarik wisatawan ke kota Padang, dengan nama International Dragon Boat Festival sebagai iven tahunan yang dikelola oleh pemerintah Kota Padang.

Sebanyak empat negara dipastikan mengikuti International Dragon Boat Festival (IDBF) ke-XIII 2015, di Banjir Kanal Kompleks Gor H Agus Salim, Padang. Iven ini akan digelar pada 20-23 Agustus mendatang.

Keempat negara yang sudah mendaftarkan diri hingga kemarin, tersebut adalah Malaysia, Singapura, Kamboja dan Filipina. Sesuai dengan undangan, pihak panitia juga sudah mengirimkan surat kepada sejumlah negara lainnya untuk ikut berpartisipasi. Negara itu seperti Vietnam, Cina, Hongkong, Australia hingga negara besar lainnya seperti Inggris, Amerika Serikat dan Belanda.

Suardi selaku ketua pelaksana mengatakan ”Kami mengundang mereka melalui Federasi Dayung Internasional (FISA), ini untuk meningkatkan partisipasi negara untuk ikut iven ini. Namun untuk tim PODSI di Indonesia, biasanya mulai mendaftar jelang hari H,” jelas Suardi.

Suardi meyakini, tahun ini akan banyak peserta yang akan turun. Pasalnya, selain dalam rangka memperingati HUT Kota Padang ke-356, ini juga bagian dari ajang pemanasan jelang turun di Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jabar pada 2016 mendatang.

Untuk nomor yang akan dipertandingkan sama seperti dengan tahun-tahun sebelumnya yakni 22 dan 12 pedayung putra, 22 dan 12 pedayung putri, 22 dan 12 pedayung campuran serta nomor antar kesatuan. Masing-masing nomor akan menempuh jarak sepanjang 800 meter.

Pihak panitia kini juga sedang mengupayakan agar iven memperebutkan total hadiah ratusan juta ini, bisa dibuka oleh Panglima Komando Armada Barat RI dan ditutup oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).

”Untuk itu , kami kini juga sedang melakukan lobi ke pusat, agar kegiatan ini bisa berlangsung semarak,” tegasnya. Seperti diketahui, tahun lalu, tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau tampil sebagai juara umum. Ini setelah tim asal provinsi tetangga tersebut mengumpulkan tiga emas, dua perak dan satu perunggu,