Inkanas Akan Gelar Kejuaraan Irwan Prayitno Open Karate Championship 2015 se-Sumatera

Penguruan Inkanas Sumbar akan menggelar Kejuaraan Irwan Prayitno Open Karate Championship 2015 se-Sumatera yang akan ditabuh di Sport Hall KONI Sumbar, komplek GOR Agus Salim, Padang,20-22 November mendatang. Oleh karena itu, perguruan ini pantas diberikan ppresiasi tinggi karna misi digelarnya kejuaraan ini untuk membantu para karate jelang turun di PON.

Tujuh kategori dan 66 kelas bakal dipentaskan pada kejuaraan berhadiah total Rp16 juta itu. Kategori yang akan dipertandingkan itu, usia dini (8-9 tahun), pra pemula (10-11 tahun) pemula (12-13 tahun), kadet (14-15 tahun), junior (16-17), under 21 (18 hingga 21) dan senior (usia 18 tahun ke atas).

Sementara 66 kelas yang akan dipertandingkan itu,  usia dini (6 kelas), pra pemula (6 kelas), pemula (8 kelas), kadet (10 kelas), junior (11 kelas), under U-21 (12 kelas) dan senior (12 kelas).

Sekretaris panitia pelaksana Mukhtar Anwar mengatakan, Irwan Prayitno Open Karate Championship 2015 se-Sumatra bertujuan untuk memberikan sarana kompetisi serta peningkatan prestasi bagi para atlet karate di Sumatera pada umumnya dan Sumbar pada khususnya.

Pencetus kejuaraan, sebut Mukhtar, langsung Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno yang juga pemegang DAN IV Inkanas Sumbar.

“Kejuaraan merupakan ajang pembinaan karate di Sumatera serta menciptakan pola pembinaan olahraga yang terintegritas dan sistematis dengan melibatkan seluruh komponen yang mendukung, sehingga menghasilkan karateka yang andal dan berprestasi ditingkat nasional,” ujar Mukhtar.

Untuk menjaga kualitas kejuaraan panitia mendatangkan wakil ketua Dewan Wasit PB Forki, Sensei Haifendri Putih sera menugaskan sebanyak 60 wasit PB Forki dari wilayah Sumatra dengan rincian sertifikasi WA nasional 15 orang, WB nasional 15 orang, JA nasional 15 orang serta JB nasional 15 orang.

“Untuk juara umum dengan ketentuan mengumpulkan medali terbanyak berhak membawa pulang  piala Irwan Prayitno ditambah piala tetap dan Tabanas sebesar Rp5 juta,” jelas Mukhtar