Reuni SMALAM90: Makan Bajamba, Maulang Carito Ma Ikek Raso

Memanfaatkan momentum Idul Fitri 1436 H, dihadiri 200-an orang mulai dari mantan kepala sekolah, majelis guru dan Alumni SMAN IV Angkat Candung angkatan 1990 serta undangan lainnya menggelar reuni perak 25 tahun SMALAM90 di halaman SMAN 1 Ampek Angkek Canduang, Biaro, Senin 20/7/15, dengan tema “Maulang Carito, Ma Ikek Raso”

Ketua Pelaksana Eka Angga Yudha menyebutkan, filosofi dari tema yang diusung tersebut menyiratkan bahwa dalam kurun waktu 25 tahun setelah menamatkan sekolah pada tahun 1990, banyak cerita dan rekaman hidup baik suka dan duka yang telah mewarnai kehidupan alumni yang sejatinya dapat menjadi dapat disuritauladani dan dikabarkabari bagi sesama alumni, keluarga dan generasi penerus lainnya.

“Paling tidak hikmah yang bisa ditorehkan dari reuni perak yang dikemas dengan nuansa berbeda ini selain wujud ungkapan rasa syukur kehadirat Illahi juga ekspresi terimakasih pada semua majelis guru atas segala jasa dan perhatiannya kepada segenap alumni SMA Lambah angkatan 90”, jelas Eka.

Ditambahkan Eka, 25 tahun tidak bertemu, bukan berarti kenangan masa-masa pada saat mengenyam pendidikan selama di SMA Lambah terlupakan begitu saja, isak tangis pun pecah saat para alumni menyalami mantan guru-guru yang pernah mengajar, meskipun tidak semua mantan guru-guru hadir. Apalagi saat bertemu guru-guru yang pada saat itu mengajar, kondisinya saat ini sudah mulai sepuh.

Dengan mengusung tema “mauling carito, maikek raso”, serangkaian acara digelar seperti penyerahan tanda mata, penyerahan dana hasil badoncek untuk siswa berprestasi, doorprize senilai Rp.10 juta untuk biaya pendidikan putra putrid alumni, kesan dan pesan serta terimakasih guruku, dan yang paling heboh itu adalah makan bajamba beralaskan daun pisang sepanjang 100 meter lebih di koridor sekolah.

Disebutkan M.Hasan, salah seorang panitia tradisi makan bajamba telah mulai luntur. Banyak generasi muda yang sudah mulai tidak mengenal dan melupakan tradisi kebersamaan ini.

"Ini yg ingin kita hidupkan lagi dan melalui Makan Bajamba ini, kami ingin kembali memperkenalkan kepada masyarakat umum dan generasi muda berdarah Minang, tentu banyak cara untuk cara memperkenalkannya dengan menarik tradisi ini ke settingan yang berbeda semisal acara reuni," ungkapnya.

Ditambahkan Hasan, pada saat acara juga disampaikan gagasan Gemari SMALAM, yakni Gerakan Lima Ribu Smalam, gerakan sosial dari alumni SMAN IV Angkat Candung yang akan dipelopori oleh Smalam 90 dengan cara pengumpulan dana Rp. 5000,- dari para  alumni setiap bulan yang akan disalurkan atau didonasikan kepentingan pendidikan, khususnya perbantuan bagi siswa siswi berprestasi SMAN IV Angkek dan peningkatan kualitas pendidikan di SMAN IV Angkek Canduang.

“Konsep ini sementara akan dimulai oleh alumni 90 dulu, sambil kita tawarkan kepada kakak-kakak alumni dan adik-adik alumni SMAN I IV Angkek Canduang” jelasnya.

Dirinya berharap, penyelenggaraan Reuni Perak ini menjadi pengalaman untuk menggelar reuni yang akan datang.”Secara umum penyelenggaraan Reuni Perak berjalan dengan baik, meskipun masih ada yang harus dibenahi untuk penyelenggaraan reuni yang akan datang,” pungkas Hasan.