Padang Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan 20 Negara Pada Oktober Mendatang

IORA merupakan organisasi di kawasan Samudera Hindia yang fokus pada pengembangan kerjasama di bidang ekonomi melalui enam bidang kerja sama prioritas, yaitu: keamanan dan keselamatan maritim, fasilitasi perdagangan dan investasi, manajemen perikanan, manajemen risiko bencana, kerjasama akademik dan ilmu pengetahuan, serta pariwisata dan pertukaran budaya.

Selain itu, IORA juga memiliki dua kerjasama lintas sektoral yaitu di bidang pemberdayaan perempuan dan blue economy. Pada isu blue economy, Indonesia merupakan lead-coordinator untuk fisheries dan aquaculture. Pertemuan Tingkat Menteri di bidang tersebut akan diselenggarakan di Mauritius pada 2-4 September 2015.

Anggota IORA adalah; Australia, Singapura, Malaysia, Thailand, Bangladesh, India, Sri Lanka, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, Yaman, Kenya, Tanzania, Mozambik, Afrika Selatan, Uni Komoros, Madagaskar, Seychelles, dan Mauritius. Mereka konon akan mengirimkan perwakilan tingkat menteri ke Tanah Air, nanti.

Bicara tentang acara tersebut, Padang bakal menjadi tuan rumah hajatan besar berskala internasional pada Oktober 2015 mendatang. Keputusan itu bukannya tanpa alasan, Ibukota Sumatera Barat itu dipilih sebagai tuan rumah pertemuan yang akan diikuti 20 negara tersebut. Ternyata ada alasan mengejutkan sehingga Padang lebih dilirik dibandingkan sejumlah kota besar, seperti Yogyakarta, Cilacap, atau Denpasar.

Arrmanatha Nasir selaku juru bicara Kementerian Luar Negeri ,menjelaskan alasan yang lumayan mengejutkan “Kenapa Padang, karena makanannya rendang, harus dipromosikan,” kata Nasir di Jakarta seperti dilansir oleh padang-today.com

Benar atau tidaknya alasan tersebut, yang jelas Kota Padang memang menghadap Samudera Hindia sebagaimana yang diterapkan terhadap IORA yang merupakan negara-negara yang berbatasan dengan Samudra Hindia.