Perhelatan Akbar TdS ke-7 Digelar Oktober Mendatang

Penyelenggaran event sport tourism berskala internasional tidak hanya mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dalam jumlah besar melainkan juga dapat meningkatkan ekonomi secara langsung (direct economic and tourism) bagi masyarakat daerah.

Begitu juga halnya dengan penyelanggaran event Tour de singkarak ke-7 di Sumatra Barat yang akan digelar pada Oktober 2 15 mendatang. Event ini diharapkan dapat meningkatkan ekonomi Masyarakat terutama dari kegiatan periwisata serta meningkatkan fasilitas infrastruktur di sumbar.

&ldquo TDS sebagai event balap sepeda bersekala internasional tahun ini dalam penyelenggaraannya memasuki tahun ke-7 akan memberikan dampak ekonomi pada sumbar Pada awal penyelenggaraannya,TDS berperan besar dalam mempercepat recovery perekonomian Sumbar pasca-bencana gempa bumi hebat yang melanda pada September 2009 yang lalu.“ ungkap Arief Yahya selaku Mentri Pariwisata dalam jumpa pers TDS 2015 bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Balairung Soesilo Soedarman, gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor kementrian Pariwisata (kemenpar), pada Jumat (12/6).

”Gagasan menggelar TdS dalam rangka mempercepat recovery bencana gempa Sumbar sangat cermelang,dan terbukti dalam waktu singkat Perekonomian Sumbar Pulih kembali” tambah Arief Yahya.

Menurut Arif Yahya Event tahunan TdS telah menjadi kebanggan masyarakat Sumbar,dam masyarakat Indonesia pada umumnya. Disisi lain penyelengaraan TdS telah mengalami Peningkatan yang signifikan baik dari brand image, media coverage maupun dalam memperkenalkan ikon unggulan Sumbar kepada Masyarakat mancegara.

Bicara lebih jauh mengenai event ini, Sapta Nirwandar sang Penggagas Tour de Singakarak,  mengatakan bahwa event TdS 2015 kali ini akan menjadi perhelatan pariwisata dan olahraga paling meriah dimana Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar meraih kehormatan sebagai kota grand start TdS 2015. 

Hal lain yang menjadi keistimewaan TdS 2015 adalah besarnya antusiasme tim-tim continental mancanegara seperti diungkapkan lebih lanjut oleh Sapta.

“ Saat ini sudah lebih dari 35 tim continental dari Eropa dan Asia yang mengajukan permohon an ikut serta di tour ini.Septa mengajak masyarakat Sumbar dan Indonesia secara luas untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan Tour de Singakarak 2015, terutama pihak-pihak korporat dan BUMN untuk berperan aktif dalam pelaksanaan event serta pembangunan sarana, prasarana dan infrastruktur pariwisata Sumbar yang semakin dicintai oleh masyarakat mancanegara"

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga berpendapat mengenai event ini bahwa perkembangan pesat yang terjadi di Tour de Singkarak sejak tahun pertama hingga tahun ke-6 pelaksanaan telah menbuahkan banyak dampak positif di berbagai bidang.

“Menyongsong digelarnya Tour de Singkarak 2015, segenap masyarakat Sumbar begitu merasa terhormat bertindak kembali sebagai tuan rumah terbaik untuk seluruh atlet balap sepeda, officials, media dan seluruh panitia penyelenggara serta wisaawan domestic dan mancanegara yang akan datang,“ ujar Irwan

Sementara untuk lebih jelasnya, Perhelatan akbar TdS ke-7 dijadwalkan digelar pada 3-11 Oktober 2015 mendatang, sesuai perubahan yang tercantum secara resmi pada UCI Road Calendar 2015 Season. Event tahunan internasional ini dihelat oleh Kemenpar bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan 18 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Sumbar, PB ISSI serta promotor event.

Para peserta TdS 2015 akan adu kekuatan dalam menjelajahi 9 etape sepanjang 1.300 km (dalam 9 hari) menyusuri alam Minangkabau untuk memperubutkan sebagai juara dengan total hadiah sebesar Rp. 1,4 Nukuar, Saat ini jumlah peserta yang akan ambil bagian dalam lomba balap sepeda internasional TdS 2015 sebanyak 25 team terdiri dari Continental Team, National Team dan tim tuan rumah. (Biro Hukum dan Komunikasi Publik)