Bukittinggi, Menjadi Agenda Kunjungan Darmasiswa dari 72 Negara

Kegiatan Darmasiswa RI merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa asing untuk melakukan studi di perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Studi yang dilaksanakan bermaksud memperkenalkan ke-Indonesiaan melalui materi pembelajaran yang diberikan selama di perguruan tinggi Indonesia.

Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang merupakan salah satu penerima mahasiswa asing dalam program Darmasiswa Republik Indonesia itu. Di mana, karakter pembelajaran yang diberikan, serta kurikulum yang dipersiapkan kepada mahasiswa asing mengarah pada pencapaian dan perwujudan world class program.

Sekitar 500 siswa Darmasiswa dari 72 Negara akan mengunjungi salah satu kota dan kabupaten di Sumbar yaitu Bukittinggi. Kunjungan ini dalam rangka Closing Ceremony (Pembekalan Kepulangan) Darmasiswa Republik Indonesia Tahun Akademik 2014/2015 yang bertemakan “Memorable days in Minangkabau”.

Seperti Dilansir oleh Kaltengpos, Ismail Johar,  Asisten II Sekretariat Kota (Setko) Bukittinggi mengungkapkan saat membuka rapat persiapan acara tersebut bersama SKPD terkait di ruang rapat utama Balai Kota, "rombongan akan singgah di Kota Sanjai selama dua hari, 21-22 Mei mendatang. Rombongan akan dijamu makan malam. Pada jamuan tersebut juga akan ditampilkan beberapa pertunjukan seni seperti musik dan tarian tradisional. Sementara pada hari kedua, rombongan akan mengunjungi objek wisata di Kota Jam Gadang itu. Di antaranya, Panorama, Lobang Jepang, Green Wall Koto Gadang dan Janjang Saribu. Di akhir kegiatan, rombongan akan melakukan penanaman 73 batang pohon di Benteng For de Kock dan TMSBK".

Ismail menambahkan hal ini merupakan ajang promosi pariwisata dan sektor unggulan lainnya secara gratis bagi Bukittinggi. Oleh karena itu, harus dipersiapkan secara baik.

“Mahasiswa dari 73 negara tersebut akan membawa cerita tentang Bukittinggi ke negara mereka masing-masing. Oleh karena itu, kita harus menyambut dan mepersiapkan acara tersebut secara maksimal. Sehingga, citra postiflah yang akan mereka bawa pulang. Kita akan menjadikan mereka sebagai  duta wisata Bukittinggi,” ujarnya.