Tahun 2016 Empat Kementerian Akan Berpartisipasi Membangun Kawasan Wisata Mandeh

Senin (27/4) Komisi IV DPR-RI menggariskan pembangunan Kawasan Pariwisata Bahari Terpadu (KWBT)  Mandeh harus dibangun bersama-sama  oleh  lintas kementerian. 

Tahun 2016 mendatang empat kementerian akan berpartisipasi membangun fasilitas dan kebutuhan kawasan dengan dana yang akan dikucurkan sekitar Rp500 miliar.

Erman Khaeron, Ketua kelompok reses DPR RI mengatakan, pembangunan Kawasan Bahari Terpadu Mandeh sudah harus dimulai pengerjaannya tahun depan, terutama sarana prasarana dasar, ungkapnya di Kawasan Mandeh saat meninjau kawasan tersebut.

Selanjutnya Darizal Basir, anggota DPR RI asal Sumbar yang ikut dalam kesempatan reses masa sidang III itu mengatakan, setidaknya ada empat kementerian yang bakal terlibat langsung dalam pembangunan Mandeh yaitu Kelautan, Pariwisata, Koperasi dan Perindustrian dan PU. Beliau juga menambahkan bahwa Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas harus mengatur perencanaan pembangunan dengan baik.

Bupati Nasrul Abit menyebutkan kepada Kementerian PU dan tiga kementerian lainnya untuk pembangunan dermaga, pasar kawasan wisata, sarana air bersih, sarana menyelam, jalan destinasi wisata, peningkatan kapasitas masyarakat dan masih ada sejumlah pembangunan yang bakal didanai APBN," katanya.

Sebelumnya Andrianof Chaniago, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas telah memberikan pembekalan bagi warga setempat menghadapi pembangunan pariwisata kedepan. Pembekalan ini beliau berikan saat mengunjungi nagari tertinggal tersebut (Nagari Mandeh), Kecamatan Koto XI Tarusan.

Dihadapan warga setempat beliau menyebutkan, KWBT Mandeh yang saat ini masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 mendatang akan mengalami perubahan - perubahan infrastruktur. Kemudian yang tidak kalah pentingnya menurut Andrianof adalah dari sisi kunjungan, dimana Kawasan Mandeh sekitarnya saban hari akan dukunjungi orang atau wisatawan, baik dalam dan luar negeri. "Atas perubahan - perubahan kunjungan itu, warga di Nagari Mandeh tidak perlu khawatir.