Kejurnas Paralayang Festival Langkisau 2015 Diikuti 153 Atlet

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) paralayang yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) dalam Festival Langkisau 2015, 16 - 19 April diikuti sebanyak 153 atlet paralayang dari berbagai provinsi di nusantara. 

Iqbal Rama Dipayana, Ketua Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) Pesisir Selatan, mengatakan Kejurnas Paralayang itu merupakan seri I tentang ketepatan mendarat.

"Penilaian Kejurnas cabang olah raga Aero Sport Seri I Indonesia ini adalah ketepatan mendarat. Kejuaraan ini diikuti oleh 153 atlet (paraglider) nasional dan internasional, senior dan junior dari putra dan putri, " katanya.

Diantaranya sebanyak 81 peserta merupakan atlet senior, mereka terdiri dari 14 perempuan dan 67 laki-laki. Sedangkan junior sebanyak 72 atlit diantaranya 18 perempuan dan 54 atlet laki-laki. 
    
Pendaratan (landing) kejuaraan Pragliding Trip of Indonesia (TROI) atau seri I tersebut akan ditempatkan di Pantai Salido Kecamatan IV Jurai kabupaten setempat. Sedangkan tempat mulai terbang (take off) dilakukan dari Objek Wisata Puncak Bukit Langkisau Pesisir Selatan.

Atlet yang ikut kejurnas paralayang Festival Langkisau 2015 tersebut dibagi atas empat kelas putra dan putri pada kategori akurasi mendarat senior dan junior. Kejurnas paralayang ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp120 Juta.

Sebanyak 153 atlet tersebut berasal dari berbagai provinsi yakni Jawa Timur, Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI, Jambi, Sumbar dan satu orang diantaranya merupakan atlet luar negeri yakni dari Korea. Mereka adalah atlet-atlet paralayang yang berprestasi di tingkat internasional.

"Total nilai di seri pertama ini akan diakumulasikan secara keseluruhan diakhir seri nanti, untuk seri ke dua sesuai rencana akan diselenggarakan di Pulau Trenggano, Minahasa, Sulawesi Utara, " katanya.

Nazral, Ketua Panitia Kejurnas Paralayang Festival Langkisau XIII 2015 Pesisir Selatan, mengatakan, lokasi terbang dari Puncak Langkisau dinilai sangat cocok untuk kejuaraan cabang olahraga paralayang karena saat paragliding (atlit paralayang) berada di udara, mereka dapat menikmati keindahan alam bahari sekitar kawasan.

Tidak saja itu, paraglider (penerbang) juga dapat menikmati keindahan pantai sekitar lokasi pendaratan yang datar dan luas serta menyaksikan pulau-pulau kecil yang berjejer di perairan laut kabupaten itu.

"Kita berharap dengan terpilihnya Puncak Bukit Langkisau dan Pantai Salido sebagai lokasi kejurnas paralayang ini maka ke depan olahraga ini ke depan agar menjadi lebih maju lagi di kabupaten ini, " katanya.