Lubuk Minturun Bakal Diresmikan

Kawasan wisata terpadu, Lubuk Minturun akan diresmikan (Soft Launching) oleh Gubernur Sumatera Barat Bapak Irwan Prayitno. Koordinator Kegiatan ini adalah Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Sumatera Barat. Kawasan sejuk di pinggir Kota Padang, ini telah dicanangkan sejak tahun 2008 lalu sebagai kawasan Tanaman Hias dan Agrowisata di Kota.

Awalnya daerah Lubuk Minturun Sungai Lareh dikenal sebagai pusat pembibitan tanaman buah-buahan yang mendapat binaan dari BBI. Kemudian pada tahun 80-an secara perlahan berkembang menjadi pusat tanaman hias. Seiring perkembangannya sangat pesat seiring dengan meningkatnya minat masyarakat akan tanaman hias. Segi potensi alam sudah sangat mendukung, tinggal saja bagaimana kawasan ini dapat dikelola dan dikemas sedemikian rupa agar memiliki nilai jual untuk paket wisata.  

Hingga sekarang, kawasan Lubuk Minturun sudah dikenal sebagai salah satu kawasan Agrowisata yang memiliki nilai jual kepariwisataan Kota Padang, tak hanya tanaman hias, dan buah-buahan, kekayaan alam perbukitan dan keramah tamahan masyarakat setempat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Kawasan Lubuk Minturun yang diketahui memiliki ketinggian 30-105 Mdpl itu memiliki potensi alam yang sangat mendukung untuk dikembangkan sebagai kawasan Agrowisata. Banyaknya lahan sawah, perbukitan yang dipenuhi dengan aneka tanaman, hias, buah-buahan dan tanaman tahunan lainnya serta lokasi pemandian yang ramai dikunjungi masyarakat, sudah merupakan modal utama kawasan ini dapat dikembangkan dengan baik.
 
Di lokasi Agrowisata Lubuk Minturun  (BBI Lubuk Minturun) dengan luas lahan ± 8,5 Ha, di dalamnya sudah ada beberapa infrastruktur,  seperti : kolam ikan, lahan untuk kegiatan perkemahan dan permainan outbond, balai pertemuan, mushalla, perumahan karyawan UPT BBI Hortikultura, rumah Kepala Sekolah SMKP, dan Gedung SMKP Lubuk Minturun.

Jadi sekarang masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat bisa berbangga, kawasan ini semakin dikembangkan menjadi tujuan wisata unggulan. (*)