A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Generasi Piknik Indonesia | Genpiknik.com - Indonesia Travel, Budaya, Kreatif

Nama Sepasang Anak Harimau TMSBK Disayembarakan

Pemko Bukittinggi berencana akan melakukan sayembara dalam pemilihan nama untuk sepasang anak harimau Sumatera yang lahir di Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) atau Kebun Binatang Bukittinggi.

Kepala Bidang TMSBK Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bukittinggi, Ikbal menyebutkan, sayembara itu rencananya akan dilaksanakan pada malam HUT ke-230 Kota Bukittinggi pada 22 Desember mendatang.

”Rencananya, pada malam itu pejabat, tokoh masyarakat dan masyarakat Bukittinggi bisa mengusulkan nama bagi sepasang kedua harimau Sumatera itu. Rencananya, kegiatan itu akan dilaksanakan di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi,” jelasnya.

Menurut Ikbal, sepasang anak harimau Sumatera itu lahir di Kebun Binatang Bukittinggi pada 22 September 2014 lalu. Kedua bayi harimau itu lahir secara normal yang merupakan hasil perkawinan harimau Sumatera bernama Bancah dan Dara Jingga.

”Kelahiran bayi harimau ini terjadi untuk pertama kalinya di TMSBK Bukittinggi sejak tahun 1960. Dengan kelahiran kedua bayi itu, saat ini harimau Sumatera di TMSBK Bukittinggi berjumlah enam ekor,” jelasnya.

Untuk sementara, sepasang anak harimau itu diberi nama Sherly dan Seli. Saat ini, keduanya juga mulai diberi makan satu kilogram daging per hari. ”Sejak kelahiran sepasang anak harimau itu, banyak pengunjung yang merasa penasaran. 

Bahkan, banyak pengunjung menyaksikan petugas ketika memberi makan kedua anak harimau itu. Hingga umur tiga bulan sekarang kondisi fisik anak harimau ini sangat sehat dan diharapkan ke depan menjadi penarik pengunjung wisatawan dari berbagai daerah,” katanya.

Harimau Sumatera hanya ditemukan di Pulau Sumatera. Kucing besar ini mampu hidup di mana pun, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan. Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) adalah subspesies harimau yang habitat aslinya di Pulau Sumatera merupakan satu dari enam subspesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini.

Populasi liar di seluruh dunia diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di taman-taman nasional di Sumatera. Namun berdasarkan data dari World Wide Fund (WWF), jumlah populasinya tinggal 300 ekor saja.

Bancah dan Dara Jingga adalah sepasang harimau Sumatera yang hidup di Lembaga Konservasi Kebun Binatang Kota Bukittinggi atau Taman Margasatwa dan Budaya, Kinantan. Bancah berjenis kelamin jantan dan Dara Jingga berjenis kelamin betina.

Bancah saat ini berumur berkisar 12-13 tahun, sebelumnya berasal dari hutan di Dharmasraya, tertangkap oleh masyarakat setempat tahun 2007. Dara Jingga saat ini berumur berkisar 6-7 tahun, berasal dari Gunungmedan Dharmasraya. Saat masuk TMSBK Bukittinggi tanggal 11 Mei 2013, kondisi Dara Jingga sangat memprihatinkan, sekujur tubuhnya penuh luka dan taringnya patah.

Sebelumnya, Dara Jingga ditemukan secara tak sengaja oleh warga dalam perangkap babi hutan yang sering mengganggu tanaman masyarakat. Masyarakat melaporkan pada tim penyelamat satwa BKSDA dan polisi hutan, dan dikirimkan ke Kebun Binatang Bukittinggi untuk dirawat. (*)