Wisatawan di Bukitinggi Aman, Polisi Jaga per Kelurahan

Wilayah hukum Polres Bukittinggi ke depan diperkirakan bakal aman. Pasalnya, para aparat penegak hukum itu akan ditempatkan satu orang di kelurahan dan nagari di Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam. 

Kapolres Bukittinggi, AKBP Amirjan mengatakan, penempatan petugas satu orang per kelurahan dan nagari di wilayah hukum Polresta Bukittinggi adalah terkait program Bhabinkamtibmas satu kelurahan/nagari satu polisi.

”Tujuannya adalah  menciptakan suasana kondusif dan rasa aman, nyaman bagi masyarakat, sekaligus untuk mendeteksi permasalahan secara dini, serta sebagai fasilitator dalam mewujudkan masyarakat taat aturan,” jelasnya, kemarin. 

Dia mengatakan, peluncuran program Bhabinkamtibmas satu kelurahan/nagari satu polisi dilaksanakan dalam sebuah acara di halaman Polres Bukittinggi, Selasa (9/12), yang dihadiri dua kepala daerah yakni  wali kota Bukittinggi dan bupati Agam, ketua DPRD, Dandim, ketua MUI, LKAAM kedua daerah, serta camat, lurah, serta wali nagari di daerah Agam Timur.

Wali Kota Bukittinggi, Ismet Amzis mengapresiasi Bhabinkamtibmas satu kelurahan/nagari satu polisi. Sebab, khusus untuk Kota Bukittinggi sebagai kota kunjungan wisata utama di Sumbar, tentu banyak masalah-masalah yang perlu diantisipasi.

”Kita berharap dengan diluncurkan program Bhabinkamtibmas satu kelurahan/nagari satu polisi, tidak saja membuat kelurahan menjadi aman, tapi juga dapat memberikan bekal pengetahuan bagi segenap komponen masyarakat dalam upaya menciptakan ketentraman dan keamanan masyarakat kota Bukittinggi,” harapnya.

Selain Bukittinggi, Polres Bukittinggi juga membawahi sebagian daerah Agam, terutama Agam Timur, seperti Kecamatan Ampekangkek, Baso, Banuhampu, Sungaipua, Palupuh, Kamang, Kamang Magek, Ampekkoto dan Kecamatan Malalak. (*)