A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Generasi Piknik Indonesia | Genpiknik.com - Indonesia Travel, Budaya, Kreatif

Agrowisata Lubuk Minturun Bakal Dikembangkan Secara Matang

Walau sudah pernah dicanangkan sejak tahun 2008 lalu, sebagai kawasan Tanaman Hias dan Agrowisata di Kota Padang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar, dalam waktu dekat ini bakal mengembangkan dan mengawal penuh segi pengelolaan dan promosi Agrowisata yang terletak di kawasan Lubuk Minturun itu, agar dapat menjadi salah satu aset wisata andalan di Kota Padang.

Disbudpar Sumbar menganggap kawasan Lubuk Minturun yang diketahui memiliki ketinggian 30-105 Mdpl itu memiliki potensi alam yang sangat mendukung untuk dikembangkan sebagai kawasan Agrowisata. Banyaknya lahan sawah, perbukitan yang dipenuhi dengan aneka tanaman, hias, buah-buahan dan tanaman tahunan lainnya serta lokasi pemandian yang ramai dikunjungi masyarakat, sudah merupakan modal utama kawasan ini dapat dikembangkan dengan baik.
 
Segi potensi alam sudah sangat mendukung, tinggal saja bagaimana kawasan ini dapat dikelola dan dikemas sedemikian rupa agar memiliki nilai jual untuk paket wisata. Agar rencana pengembangan Agrowisata Lubuk Minturun dapat berjalan sedemikian rupa, Sedangkan untuk pihak pengelola, hingga saat ini belum bisa dipastikan apakah akan dikelola oleh pemerintah atau diberikan ke pihak swasta, yang jelas untuk sementara semua persiapan dan materi pengembangan kawasan Agrowisata di Lubuk Minturun sudah disusun, bahkan direncanakan Januari mendatang, Disbudpar Sumbar bakal mengadakan Lounching tentang pengembangan kawasan itu. 

Awalnya daerah Lubuk Minturun Sungai Lareh dikenal sebagai pusat pembibitan tanaman buah-buahan yang mendapat binaan dari BBI. Kemudian pada tahun 80-an secara perlahan berkembang menjadi pusat tanaman hias, dan akhir-akhir ini perkembangannya sangat pesat seiring dengan meningkatnya minat masyarakat akan tanaman hias.
 
Pengembangan bisnis tanaman hias di kawasan ini tidak terlepas peran Pemerintah Daerah. Peran penting juga dimainkan oleh Balai Pengkajan Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat, melalui program PRIMA tani yang telah dimulai sejak awal tahun 2007. Melalui kegiatan PRIMA TANI, di daerah ini telah berdiri Klinik Agribisnis yang memberikan pelayanan informasi kepada petani.

Sejak saat itu hingga sekarang, kawasan Lubuk Minturun sudah dikenal sebagai salah satu kawasan Agrowisata yang memiliki nilai jual kepariwisataan Kota Padang, tak hanya tanaman hias, dan buah-buahan, kekayaan alam perbukitan dan keramah tamahan masyarakat setempat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. (*)