A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Generasi Piknik Indonesia | Genpiknik.com - Indonesia Travel, Budaya, Kreatif

Jembatan Limpapeh

Ada yang unik saat melintas di Jalan Ahmad Yani, Bukittinggi, Sumatera Barat. Di kawasan yang akrab dengan sebutan Kampung Cino ini terdapat jembatan sepanjang 90 meter dengan lebar 3,8 meter menjuntai. Masyarakat Kampung Cino kerap menyebutnya dengan sebutan Jembatan Limpapeh, jembatan yang menjadi ikon kebanggaan Kota Bukittinggi selain Jam Gadang.

Jembatan Limpapeh dibangun tahun 1995 dengan warna kuning dan merah yang terlihat dominan sebagai hiasannya. Terbuat dari baja, jembatan ini menghubungkan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort de Kock.

Sekilas, Jembatan Limpapeh terlihat tidak begitu menarik jika dilihat dari bawah, namun saat mencoba untuk menyeberang dengan menggunakan jembatan, terasa getaran dan goyangan yang justru memancing adrenalin.

Pada bagian tengah jembatan, terdapat desain rumah tradisional Minangkabau dilengkapi dengan gonjong dibagian ujungnya. Ukiran khas ranah minang juga terlihat jelas saat menapaki kaki di jembatan yang menggunakan kayu sebagai landasan.

Selain itu, yang menarik dari Jembatan Limpapeh adalah, dari jembatan ini para wisatawan dapat melihat pemandangan indah Kota Bukittinggi yang dikelilingi perbukitan dan Gunung Marapi. [Riky/IndonesiaKaya]

 

Nama Objek Wisata
Jembatan Limpapeh

Jenis Objek Wisata
Wisata Budaya

lokasi
Terletak di Kawasan ForT De Kock dan TMSBK Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, berjarak sekitar 0,25 KM dari Kota Bukittinggi dengan menggunakan kendaraan roda 4 dan roda 2 .

Pengelola


Aktivitas


Fasilitas Objek Wisata
Jembatan Penghubung Antara Benteng Fort De Kock dan TMSBK


Tips dan Saran