Pesona Ramadhan Bakal Jadi Event Tahunan

Puncak acara Pesona Ramadhan 2019, digelar festival makanan, babuko bersama anak yatim dan pengumuman pemenang lomba yang diiringi nasyid. Kegiatan ini direncakan akan diadakan secara rutin setiao tahunnya pada bulan Ramadhan.

Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian, dalam penutupan kegiatan menyebutkan kegiatan Pesona Ramadhan ini sebelumnya bernama Sumarak Syawal. Ia merasakan kegiatan Pesona Ramadhan, lomba keagamaan dan festival kuliner sangat diperlukan. 

“Kita melihat 16 stand makanan dari kabupaten dan kota menunjukan kekhasan kulinernya,” sebut Oni.

Oni juga menyebutkan wisata halal menjadi genre wisata Sumatera Barat. Sejak tahun 2016, Sumbar terpilih sebagai destinasi halal terbaik kuliner dan destinasi. Untuk itu ia meminta masyarakat meningkatkan keramahtamahan dan kebersihan.

Dukungan yang sama juga disampaikan Walikota Padang, Mahyeldi. Ia menyebutkan Kota Padang akan memberikan dukungan agar wisata halal Sumatera Barat berkembang dan lebih maju lagi.

“Maka fasilitas wisata akan kita lengkapi. Di pantai padang akan didirikan masjid yang representatif dengan sumbangan perantau. Di Daerah Purus dan simpang NPM,” sebutnya. Walikota juga menyarankan memanfaatkan hiburan nasyid dalam pesta pernikan, agar group nasyid berkembang,

Pesona Ramadhan Sumatera Barat, merupakan even pariwisata yang menggabungkan semua atraksi dan kegiatan menarik di kabupaten dan kota. Untuk edisi perdana kali ini, diangkat talkshow wisata halal dalam bentuk ngobrol santai. Dinas pariwisata juga menggelar lomba azan, lomba mewarnai kaligrafi untuk anak- anak, fashion muslim untuk anak- anak dan nasyid.

Dalam acara ngobrol santai wisata halal yang dilaksanakan di Aula Bank Indonesia, pariwisaata halal Sumatera Barat diusik tidur panjangnya. Dalam lomba – lomba yang dilaksanakan di Dinas Pariwisata dan lapangan parkir Dinas Pariwisata Sumbar telah didapatkan pemenang yang akan mendapatkan hadiah dari panitia.

“Kegiatan Pesona Ramadhan akan mampu menumbuhkan wisata halal dan trend wisata muslim. Dinas pariwisata menggelar acara untuk meningkatkan jumlah kunjungan,” sebut Hendri Agung Indrianto, Kabid Pemasaran Dispar Sumbar dalam laporannya sebagai ketua pelaksana.

Dalam acara penutupan juga dipajang produk kuliner khas dari masing – masing kabupaten dan Kota. Dalam stand yang tersedia, terlihat makanan, nama dan penjelasan tentang produk. Acara berlangsung meriah dan dihadiri juga beberapa orang asing yang ikut menonton kegiatan. Tampak hadir 20 peserta yang sedang mengikuti kegiatan pertukaran pelajar di Kota Padang, berasal dari Eropa dan kawasan Asia lainnya.

Dalam festival kuliner panitia juga memberikan penghargaan stand terbaik kepada Pesisir selatan sebagai juara 3, kota padang juara 2 dan Kabupaten Agam, sebagai juara pertama. 

sumber: sumbar.travel