Taste of Padang, Branding Pariwisata Sumbar. Inilah penjelasan Kadispar

Proses branding Pariwisata Sumatera Barat nyaris memasuki tahap final. Pasca Focus Group Discusion (FGD) yang digelar bersama pemangku kepentingan di antaranya, kepala daerah, kadis pariwisata, akademisi, industri, media dan komunitas disepakati “Taste of Padang” sebagai branding pariwisata Sumatera Barat.

Berikut kami muat penjelasan kadis Pariwisata Sumatera Barat, Oni Yulfian dalam sebuah grup diskusi.(kami edit seperlunya- red) 

Assalamu’alaikum WrWb Bapak/ ibu/ teman2 semua.

Taste disini diartikan tidak sekedar rasa oleh lidah tapi oleh semua panca indra, termasuk yg paling penting yg dirasakan hati.

Sementara “Padang” disini diartikan sebagai Sumatera Barat, tidak sebagai Kota Padang. Di luar Sumbar orang Sumbar dikenal sebagai Orang Padang, makanan Sumbar dikenal Makanan Padang, dsb (dan sebagainya-red).

Kegiatan Branding ini merupakan permintaan Dinas Pariwisata Sumbar kepada Kemenpar karena adanya himbauan kepada destinasi utk mempunyai sub branding sebagai bagian dari Master Brand Wonderful Indonesia.

Tahun 2017 Kemenpar membuka kesempatan kepada Destinasi Pariwisata Selain itu ada peluang ~siapa cepat dia dapat dari Kemenpar kepada destinasi yg berminat untuk dibuatkan brandingnya dwngan menggunakan anggaran Kemenpar. Peluang ini direspon dengan membuat surat permohonan resmi ke Kemenpar. Ini direspon Kemenpar dengan melakukan lelang umum terbuka kegiatan ini dan pemenangnya adalah PT. 234 tsb.

Dari sisi proses ini sudah dibahas panjang dengan melibatkan berbagai pihak: pemkab&pemkot, akademisi, pelaku pariwisata, ulama, masyarakat, wartawan, tokoh adat dll.

Selain itu konsultannya juga sudah melakukan survei (primer dan sekunder). Dengan hasil itu dan menggunakan pertimbangan bahwa logo itu harus menjual: sudah dikenal, mudah diucapkan khususnya oleh wisman, mudah diingat dan sesuai dengan panduan Kemenpar, maka hasilnya: potongan gonjong dengan warna mengikuti warna2 di logo Wonderful Indonesia dengan tagline Taste of Padang (menggunakan huruf yg sama dengan huruf Wonderful Indonesia).
Ini sudah disepakati pada rapat kemaren dan menjadi komitmen semua pihak terkait di Sumbar utk menggunakannya.

Kedepan kita perlu memikirkan kedepan bagaimana logo ini dapat cepat dikenal sebagai identitas pariwisata Sumatera Barat di dalam dan luar negeri.