A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Generasi Piknik Indonesia | Genpiknik.com - Indonesia Travel, Budaya, Kreatif

Gallery Balanjo Khas Oleh-oleh Sumatera Barat

PADANG - Gallery Balanjo Khas Oleh-oleh Sumatera Barat (Sumbar) yang didirikan oleh Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang, resmi dibuka Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Minggu (24/9/17) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Pembukaan gallery yang terletak di Jalan Pemuda No17 B, Kota Padang itu, ditandai dengan pemotongan pita.

Selain gubernur, pemotongan pita gallery dengan TagLine 'Terbaik, Terlengkap dan Termurah' itu juga dihadiri Deputi Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Erwin Hidayat Abdullah, mantan Direktur Utama PT Semen Padang yang kini menjadi Direktur Produksi PT Semen Indonesia, Benny Wendry, dan Direktur Keuangan PT Semen Padang Tri Hartono Rianto.

Tidak hanya itu, dalam acara Grand Opening Gallery Balanjo Khas Oleh-oleh Sumbar tersebut, turut hadir Direktur Utama Inna Hotels & Resort Iswandi said, Komisaris PT Semen Padang Eddy Rasyid, dan sejumlah staf pimpinan PT Semen Padang. Di antaranya, Kadep Internal Audit Oktoweri, Kadep Komunikasi & Sarana Umum Iskandar Z Lubis, dan kadep Distribusi & Transportasi Sumarsono.

Direktur Keuangan PT Semen Padang Tri Hartono Rianto mengatakan, di galerry ini terdapat sekitar 150 oleh-oleh khas Sumbar. Di antaranya, aneka keripik balado, rakik, dan souvenir berupa tekstil serta masakan khas Sumbar seperti randang dengan berbagai jenis bahan dasar seperti randang daging suir, randang paru, randang telur, randang ikan, randang belut dan randang ubi maco.

"Sekitar 150 aneka oleh-oleh Sumbar yang dijual di gallery ini dipasok dari 30 pelaku UMKM yang menjadi binaan CSR Semen Padang. Untuk konten dan kemasan produk dari pelaku UMKM tersebut, juga berkualitas, serta dijual dengan harga murah," kata Tri Hartono dalam sambutannya.

Untuk tahap awal ini, lanjut Tri, gallery hanya memfasilitasi hasil produksi dari 30 pelaku UMKM untuk dijual. Ke depan, jumlah tersebut akan terus bertambah. Bahkan, kata Tri, tidak tertutup kemungkinan bahwa CSR Semen Padang juga membuka cabang gallery di beberapa daerah lainnya di Sumbar.

"Untuk pengelolaan Gallery Balanjo Oleh-oleh Khas Sumbar, CSR Semen Padang bekerjasama dengan Koperasi Pensiunan Semen Padang," ujarnya. Pedirian gallery ini, lanjut Tri, merupakan bentuk inovasi CSR Semen Padang dalam mendorong peningkatan produksi dan penjualan produk UMKM binaan.

Selama ini, sebut Tri, pelaku UMKM binaan hanya mendapat pinjaman modal dengan bunga rendah, mendapat pelatihan untuk peningkatan skill, dan diikutsertakan pada berbagai pameran. "Mudah-mudahan melalui inovasi ini, produksi dan pendapatan pelaku UMKM binaan terus bertambah," bebernya.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengapresiasi pembukaan Gallery Balanjo Khas Oleh-oleh Sumbar oleh CSR Semen Padang. Menurut gubernur, pembukaan gallery ini menandakan bahwa PT Semen Padang melalui CSR perusahaan, benar-benar telah bekerja tuntas membantu UMKM dari hulu ke hilir.

"CSR Semen Padang tidak hanya meminjamkan modal usaha kepada pelaku UMKM dengan bunga
rendah, tapi juga memberikan pelatihan untuk meningkatkan skill. Kemudian, membantu pelaku UMKM untuk memasarkan hasil produksinya. Untuk itu, CSR Semen Padang ini patut diapresiasi," kata Irwan Prayitno.

Hal senada juga diungkapkan Deputi Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Erwin Hidayat Abdullah. "Saya senang dengan program CSR Semen Padang. Program CSR-nya benar-benar program kemasyarakatan," katanya.Erwin menilai, sebagai perusahaan milik BUMN, PT Semen Padang melalui CSR perusahaan sangat paham dengan kebutuhan masyarakat.

Kendati demikian, Erwin mengingatkan agar PT Semen Padang dan BUMN lainnya yang ada di Padang, maupun Sumbar, harus pandai-pandai dengan masyarakat. "Kan ada istilahnya, 'ada sama di makan dan tidak ada sama dicari'. Jadi, PT Semen Padang termasuk BUMN lainnya, harus memaksimalkan sinergi. BUMN itu harus tahu kebutuhan masyarakat, dan harus bisa memberikan keadilan," tuturnya.(*)