Sosialisasikan Wisata Halal, Pariwisata Sumatera Barat Mendunia


Mendapatkan prediket sebagai destinasi wisata halal terbaik, Sumatera Barat terus berbenah diri. Berbagai iven festival dan destinasi terus menggeliat. Masyarakat dan Pemerintah Sumbar semangat untuk menjadikan Ranah Minang mendunia sebagai pusat wisata halal.

Salah satu kegiatan yang digagas adalah Sosialisasi Pariwisata Halal, Sumatera Barat "World's Best Halal Destination" yang berlangsung pada (14/9/17) di Gedung Pusat Kebudayaan, Kota Sawahlunto.


Acara yang dimotori oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat ini menghadirkan sekitar 60 pelaku pariwisata dari unsur pemerintah(dinas pariwisata dan kesehatan), pengelola rumah makan/restoran dan komunitas GenPI pada 10 Kabupaten/Kota Se-Sumbar (Sawahlunto, Solok, kab. Solok, Padang, Sijunjung, Dharmasraya, Padang, Tanah Datar, Pessel dan pengurus Genpi Sumatera Barat).

Pembicara yang dihadirkan adalah profesional dibidangnya. Yaitu Bagoes Moeshari dari Kementerian Pariwisata, Hafizuddin Ahmad dari TP3H dan Syaifullah Zoelkiar dari MUI Sumbar. Diskusi  dimoderatori oleh Kepala dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Sawahlunto, Efriyanto, S.Sos, MM.

"Ini luar biasa dan  merupakan batu loncatan untuk memajukan pariwisata Sumatera Barat. Wisata halal adalah idola baru dan sangat dilirik oleh wisatawan mancanegara. Mari kita bersinergi mewujudkan pariwisata halal Sumateta Barat yang mendunia", ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat melalui Kabid Pemasaran, Drs. Didit P. Santoso, M.Si.

Dalam diskusi ini dibahas berbagai hal tentang pariwisata halal. Seperti kriteria destinasi halal dan proses sertifikasi halal rumah makan/restoran.

Selain itu juga dipaparkan tentang bagaimana cara menjual wisata halal melalui media digital. Karena di era ini media digital sangat efektif untuk mempromosikan destinasi wisata.

"Ini merupakan langkah strategis untuk mewujudkan Sumatera Barat "World's Best Halal Tourism'. Apalagi Sumatera Barat memang menjadi salah satu dari 3 destinasi wisata halal yang dijadikan pilot project bersama Aceh dan Lombok di Indonesia," Ulas Didit.

Sementara itu, Sawahlunto mengaku siap menjadi salah satu destinasi wisata halal. Apalagi ditunjang dengan potensi wisata yang luar biasa.

"Kami sedang berbenah diri dan melaksanakan percepatan menyiapkan destinasi wisata halal dan rumah makan halal. Beberapa destinasi dan rumah makan tengah dijadikan pilot project di Sawahlunto," ungkap Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Drs. Rovanly Abdams, M.Si.

Sekda Sawahlunto juga  mengapresiasi pemerintah provinsi Sumbar yang menggelar acara ini.

"Kepada praktisi pariwisata dan pemilik rumah makan, mari kita dukung Sumbar menjadi pusat wisata halal dunia, dengan menerapkan prinsip dan aturan yang telah ditetapkan," ajak nya.

Kegiatan sosialisasi dab pelatihan wisata halal ini juga akan digelar di Kota lain, seperti Bukittinggi dan Padang. Kegiatan ini diharapkan bisa menyamakan persepsi semua pihak untuk memajukan pariwisata Sumbar.