Padang Pariaman Peroleh DAK Rp2 Miliar untuk Pariwisata

Parit Malintang - Dua objek wisata di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat sebesar Rp2 miliar guna mengembangkan potensi pariwisata di daerah itu.

"Dua objek wisata itu yaitu satu Lubuak Bonta dan Rumah Putiah di Kecamatan 2x11 Kayu Tanam lalu kedua Pantai Tiram di Kecamatan Ulakan Tapakis," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Jon Kenedi di Parit Malintang, Sabtu (19/8/17).

Dia menyebutkan objek wisata Lubuak Bonta dan Rumah Putiah mendapatkan dana sebesar Rp1,150 miliar guna membangun sejumlah fasilitas wisata yaitu panggung seni, pedistrian, rumah pohon, pergola, dan toilet.

Sedangkan sisanya akan diberikan pada pengembangan Pantai Tiram dengan membangun dermaga jetty.

Dia mengatakan semua fasilitas yang akan dibangun tersebut dapat mendukung pengembangan kedua objek wisata itu.

"Apalagi fasilitas wisata di kedua objek wisata itu belum lengkap," katanya.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disparpora Kabupaten Padang Pariaman, Wiwik Herawati mengatakan dipilihnya kedua wisata itu kerena objek wisata Lubuak Bonta dan Rumah Putiah merupakan destinasi wisata yang bersejarah.

Lubuak Bonta merupakan destinasi wisata yang dahulunya ramai dikunjungi orang dan banyak peminatnya sedangkan Rumah Putiah merupakan tempat peninggalan Belanda.

Sedangkan Pantai Tiram merupakan objek wisata keluarga dan kuliner di Padangpariaman sehingga perlu fasalitas wisata tersendiri untuk memikat wisatawan datamg ke destinasi itu.

Sementara itu, Wali Nagari Kapalo Hilalang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Taufik mengatakan DAK yang diperoleh oleh Lubuak Bonta dan Rumah Putiah dapat mengangkat kembali destinasi wisata di daerah itu yang sempat ditinggalkan.

"Apalagi sekarang Tarok dijadikan daerah terpadu sehingga dapat mendukung pengembangan objek wisata Lubuak Bonta dan Rumah Putiah," "ujar dia.

Dia mengatakan dari DAK tersebut akan dibangun sejumlah fasilitas wisata yang dapat menghibur wisatawan yang berkunjung. (*)