250 Atlet Nasional Ikuti Lomba Paralayang Internasional Agam

Lubuk Basung - Sekitar 250 atlet nasional dan mancanegara bakal mengikuti lomba paralayang internasional Trip Of Indonesia (TROI) seri dua di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada 5-8 Mei 2017.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Hadi Suryadi di Lubuk Basung, Selasa, mengatakan 250 atlet ini berasal dari atlet paralayang nasional sekitar 220 orang dan atlet paralayang dari luar negeri.

Atlet dari luar negeri berasal dari Filipina, Malaysia, Singapura, Australia, Korea Selatan, Thailand dan Jepang.

Dia menambahkankan ada lima kategori pada lomba tersebut yakni, kelas senior putra, kelas senior putri, kelas junior putra, kelas junior putri, kelas tandem dan kelas lolita atau atlet tua.

"Dewan juri berasal dari FASI dan kita hanya menyiapkan lokasi, transportasi dan lainnya. Lomba ini akan dibuka oleh Wakil Gubernur Nasrul Abit," ujarnya.

Untuk lokasi lepas landas, katanya berada di Puncak Lawang, Kecamatan Matur dan lokasi mendarat di Bayur Kecamatan Tanjung Raya.

Rencananya lokasi mendarat ini ada dua tempat, mengingat jumlah peserta yang mengikuti lomba tersebut cukup banyak. Namun pihaknya sedang mencari lokasi mendarat tambahan di Nagari Bayur.

"Menjelang pelaksanaan nanti, lokasi mendarat ini sudah ada karena kita akan meninjau lokasi yang cocok untuk mendarat dengan pengurus Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumbar. Kita juga telah membentuk panitia, tim kesehatan, transportasi dan lainnya," sebutnya.

Lomba ini, tambahnya merupakan kalender nasional pada 2017 dengan jumlah sebanyak lima seri. Pada seri pertama di Majalengka Provinsi Jawa Barat pada 14-16 April 2017, seri kedua di Maninjau Provinsi Sumbar pada 5-8 Mei 2017, seri ketiga di Tomohon Provinsi Sulawesi Utara pada 7-9 Juli 2017, seri keempat di Kemuning Provinsi Jawa Tengah pada 4-6 Agustus 2017 dan seri kelima di Bondowoso Provinsi Jawa Timur pada 12-15 Oktober 2017.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan objek wisata ke wisatawan nusantara dan mancanegara, sehingga target kunjungan 2 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia akan tercapai nantinya.
"Ini sesuai dari target Presiden Joko Widodo," katanya.

Kaur Mat Dirga Lanud Sutan Syahril Padang, Lettu Lek Harri Hargadi menambahkan panitia kabupaten harus memberikan asuransi kepada peserta karena olahraga ini sangat berbahaya.

"Kalau ini dilakukan, maka lomba paralayang di Agam merupakan yang pertama memberikan asuransi kepada peserta," katanya.

Ketua Bidang Paralayang FASI Sumbar, Jamhur mengatakan, FASI Provinsi Sumbar mewajibkan seluruh atlet paralayang yang telah memiliki sertifikat untuk ikut pada lomba ini.

"Kita mempunyai sekitar 100 atlet yang tersebar di 14 kabupaten dan kota. Mereka ini kita wajibkan untuk turun nantinya," katanya.

Rapat ini merupakan yang keempat kalinya digelar menjelang event tersebut. Rapat tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Perhubungan Agam Budi Perwira Negara, Sat Lantas Polres Agam Iptu Julisman dan lainnya. (*)

(Antara Sumbar)