Pacu Kuda di Bukittinggi Wisata Derby 2017

BUKITTINGGI - Kota Bukittinggi kembali akan diramaikan dengan acara rakyat yang sangat dikenal masyarakat Sumatera Barat, yaitu pacu kuda. Maka dari dalam rangka mengisi kalender kegiatan Pordasi Sumatera Barat tahun 2017, Pengurus Cabang Pordasi Bukittinggi-Agam akan melaksanakan pacu kuda Wisata Derby di gelanggang pacuan Bukit Ambacang Bukittinggi pada tanggal 8 dan 9 April 2017 yang akan datang.

Pacu kuda tersebut akan memperebutkan hadiah-hadiah, dengan total hadiah yang akan diperebutkan pada kelas Derby ini adalah sebesar Rp 500.000.000 dengan besarnya hadiah, hal ini dimaksudkan agar animo masyarakat pemilik kuda anggota Pordasi untuk berpartisipasi dalam pacuan ini akan tetap tinggi, sehingga acara pacuan ini akan semakin ramai dan semarak.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Bukittinggi H.Irwandi, SH ketika memimpin rapat cheking terakhir kepanitiaan yang bertempat di ruang rapat utama Balaikota, Selasa kemaren (04/04/17) yang dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah Kab.Agam beserta Staf, Kabag Ops Poresta Bukittinggi, Pasi Ops Kodim 0304/Agam, Pengurus KONI Bukittinggi, Panitia pelaksana beserta kepala OPD Pemko Bukittinggi.

Dalam penyampaiannya, Wakil Walikota Irwandi mengatakan hingga saat ini telah terdaftar 92 ekor kuda yang siap akan berpacu yang akan dibagi kedalam 2 (dua) hari yakni Sabtu dan Minggu tanggal 8 dan 9 April 2017. Dengan sistim gratis atau tanpa karcis masuk diharapkan keinginan masyarakat untuk menonton pacu kuda akan meningkat. Diharapkan panitia agar bekerja lebih maksimal baik dari segi pengamanan dan ketertiban penonton karena saat pertandingan tidak diizinkan penonton memasuki lapangan pacuan begitu juga pedagang asongan, ujarnya.

Begitupun wakil walikota menekankan kepada seluruh panitia dan semua OPD yang terlibat agar lebih memaksimalkan waktu yang tersisa dan betul–betul melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan bidang masing–masing. Panpel agar bisa mengatur waktu seefisien mungkin, ketepatan waktu setiap track, karena pacuan ini Wisata Derby dengan tujuan meningkatkan kunjungan orang untuk datang dan menonton Pacu Kuda, efisiensi waktu harus benar–benar diperhatikan dan masyrarakat bisa menikmati iven ini, tegasnya.

Sementara itu ketua Panitia pelaksana Aldiasnur mengatakan, bahwa persiapan pelaksanaan telah mencapai 80%, dengan sisa waktu yang ada akan dimaksimalkan. Begitupun dari segi pubikasi telah dimaksimalkan baik melalui spanduk dan baliho serta pamphlet, dan agar pacuan kuda ini juga dapat dinikmati oleh semua masyarakat pada hari kamis dan jumat juga kembali akan dilakukan publikasi melalui mobil unit keliling ke wilayah Agam Tmur dan sekitarnya, berbeda dengan tahun sebelumnya, maka pada pacuan kuda Wisata Derby tahun 2017 ini juga akan dilakukan pemilihan Joki Terbaik dan Pemelihara Kuda Terbaik, ujar Aldiasnur.

Tentunya disisi lain kita berharap dengan dilaksanakan acara pacuan ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat serta memberikan hiburan yang murah bagi segenap warga kota dan para pecinta pacu kuda di Sumatera Barat pada khususnya dan Nasional pada umumnya. (Iwin SB - Minangkabaunews)