Bordir Kerancang dan Sulaman Bukittinggi ini Ikut Festival di Republik Ceko

BUKITTINGGI - Setelah sukses mengikuti Indonesia Fashion Week 2017 di Jakarta, sekarang Bukitinggi akan mempromosikan destinasi dan kerajinan bordir kerancang serta sulaman melalui festival di salah satu negara eropa tepatnya di ibukota Czechoslovakia, Praha, hal itu disampaikan Wakil Walikota Bukittinggi, H.Irwandi, Selasa (14/2/2017) di Hotel Dymens.

Sulaman dan bordir kerancang khas Bukititnggi kini sudah go internasional, lanjut Irwandi, hasil kerajinan itu dirancang para perancang yang dijadikan baju dengan kelas tersendiri. Multi efeknya setelah festival itu, wisatawan mancanegara akan berkunjung ke kota Bukittinggi, disinilah peran PHRI kota Bukittinggi agar bisa memberikan kontribusinya, seperti setiap minggu atau setiap bulan diadakan ivent untuk melayani wisatawan berkunjung ke kota Bukittinggi, tentunya bekerjasama dengan Asita dan HPI.

Dalam hal itu BPC PHRI ikut memikirkan dengan membuat paket-paket ivent, bisa juga diadakan di pelataran Jam Gadang atau ditempat objek-objek wisata lainnya. ini adalah daya tarik pengunjung datang ke Kota Bukittinggi. Ketua BPC PHRI, Vina Kumala selalu membangun komunikasi dengan Pemerintah Kota.

Industri pariwisata adalah kuncinya pelayanan, yang nanti kedepannya bisa meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi. Sehingga pengunjung yang datang bisa menambah daripada perjalanannya di kota Bukittinggi, multi efeknya juga berpengaruh pada sektor ekonomi, menjadikan pendapatan aset daerah meningkat dari industri pariwisata.

Untuk kulinernya sendiri, Irwandi menghimbau kepada semua pengusaha hotel untuk menyajikan masakan rendang kurai, karena rendang kurai adalah branding kuliner kota Bukittinggi. Dan juga karyawan hotel pada hari-hari tertentu mengenakan pakaian daerah atau yang disebut baju basiba untuk wanita dan baju koko muslim untuk laki-laki, disinilah kita mengangkat budaya, karena Bukittinggi adalah kota beragama, berbudaya dan beradat.

Bukittinggi kedepannya akan dikembangkan menjadi kota conference yaitu kota tempat pertemuan-pertemuan, maka dari itu Pemerintah Daerah masih membutuhkan lagi sekitar 800 kamar hotel, jadi nantinya kota Bukittinggi akan mempunyai hotel berbintang 5, mungkin kota Bukittinggi satu-satu di Sumatera Barat yang mempunyai hotel berbintang 5.

Irwandi menghimbau kepada para investor untuk berinvestasi membangun hotel dalam menunjang pariwisata, termasuk juga dihimbaunya kepada pemilik hotel untuk meningkatkan dan mengembangkan hotel-hotelnya, seperti menaikkan ranknya dari bintang 2 menjadi bintang 3, begitu juga yang bintang 3 menjadi bintang 4, ucap Irwandi


(minangkabanews)