Raja Arab Saudi Berminat Investasi di Mandeh

Padang – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud ingin berinvestasi di sektor pariwisata di Sumbar, tepatnya Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh, Pemprov Sumbar menyatukan komitmen dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyediakan lahan.

“Mandeh memang salah satu destinasi wisata unggulan. Agar investor tertarik menanamkan modalnya, segala kebutuhan kita upayakan penyediannya,” ujar Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Rabu (8/2).

Untuk menyediakan lahan, saat ini masih ada sedikit permasalahan. Namun melalui koordinasi antara Pemprov Sumbar dengan Pemkab Pessel dan Pemko Padang, disepakati solusinya. Pemprov Sumbar, Pemko Padang, dan Pemkab Pessel, masing-masing memiliki anggaran untuk pembebasan lahan.

lahan dimaksud tetap menjadi aset daerah masing-masing, kemudian, ketika diserahkan pada Kementerian Pariwisata sebagai bentuk keseriusan menyambut investasi serta pengembangan Mandeh, dan sertifikat tanah dimaksud akan disatukan.

“Nanti kita satukan sertifikat tanah itu, lalu diserahkan pada Kementerian Pariwisata. Selanjutnya silahkan kementerian mengundang investor yang serius,” terangnya.

“Kita butuh lahan sekitar 400 hektare untuk menjadikan KWT Mandeh menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Tanah yang akan dibebaskan sudah diinventarisasi. Saat ini ada sekitar 56 pemilik lahan yang ada di Mandeh dan belum seluruhnya terdata, sehingga saat pendataan mungkin ada bertambah maupun berkurang,” paparnya.

(singgalang)