Agam Targetkan Kunjungan 600 Ribu Wisatawan

Lubuk Basung - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menargetkan sekitar 600 ribu wisatawan berkunjung ke sejumlah objek wisata di daerah itu selama 2017.

"Ke 600 ribu wisatawan ini berasal dari nusantara dan mancanegara," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Hadi Suryadi di Lubuk Basung, Sabtu.

Ia mengatakan wisatawan nusantara ditargetkan mengunjungi Objek Wisata Bandar Mutiara, Pantai Tiku, Muko-muko, Ambun Tanai, Lawang Park, Puncak Lawang, Tarusan Kamang, Ikan Sakti Sungai Janiah dan lainnya.

Sementara wisatawan mancanegara ini ditargetkan mengunjungi objek wisata seperti Museum Buya Hamka, Puncak Lawang dan Danau Maninjau.

Untuk mencapai target ini, Pemkab Agam dan pengelola objek wisata akan melakukan pembenahan lokasi objek wisata

Pada 2017, Pemkab Agam mengalokasikan dana sebesar Rp10 miliar membangun Objek Wisata Linggai di Kecamatan Tanjung Raya, Objek Wisata Sejuta Janjang Lereng Gunung Singgalang dan Janjang Lawang Park menuju Bayua.

"Dana sebesar Rp10 miliar ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 sebesar Rp4,5 miliar, APBD Provinsi Sumbar 2017 sebesar Rp3 miliar dan Dana Alokasi Khsusu (DAK) sebesar Rp2,5 miliar," katanya

Ia menjelaskan, dana untuk membangun Objek Wisata Linggai sebesar Rp2,5 miliar yang berasal dari DAK. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan mushala, tempat bermain anak-anak, pentas terapung dan lainnya.

Sementara Objek Wisata Sejuta Janjang Lereng Gunung Singgalang dan Janjang Lawang Park menuju Bayua dengan dana sebesar Rp7,5 miliar yang berasal dari APBD Agam Rp4,5 miliar dan APBD Provinsi Sumbar Rp3 miliar.

"Pembangunan akan dilakukan dalam waktu dekat dan berharap berjalan dengan baik," katanya.

Selain melakukan pembenahan, pihaknya juga memberikan pelatihan cara melayani pengunjung bagi pengelola dan kelompok sadar wisata dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) mereka.

"Dengan cara ini, kita berharap target 600 ribu orang akan tercapai nantinya, sehingga menambah pendapatan masyarakat yang berjualan di objek wisata itu," katanya.

Ia menambahkan, pada 2016 target kunjungan wisatawan sebanyak 550 ribu orang dan realisasi sekitar 560 ribu orang, pada 2015 sebanyak 486 ribu orang, 2014 sebanyak 443 ribu orang.

Anggota Komisi III Bidang Pembangunan dan Lingkungan DPRD Agam, Irfan Imran berharap target kunjungan ini tercapai nantinya sehingga daya beli pedagang dan jumlah tamu hotel meningkat di sekitar objek wisata.

Namun pengelola, pedagang dan masyarakat harus memberikan pelayanan dengan baik kepada pengunjung agar mereka terkesan dan akan kembali mengunjungi objek wisata di Agam.

"Ini yang kita harapkan sehingga ekonomi masyarakat membaik," katanya.