A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

Generasi Piknik Indonesia | Genpiknik.com - Indonesia Travel, Budaya, Kreatif

Bukittinggi Gelar Festival Marandang Meriahkan Hari Jadi Kota Ke-232

Bukittinggi - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi yang ke 232 tahun, dan bertepatan dengan Hari Ibu, Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Bukittinggi, yang merupakan wadah generasi muda dari unsur-unsur elemen, menggelar suatu kegiatan yang unik dan menarik dengan mengangkat budaya lama Minangkabau tempo doelu, yaitu "Festival Marandang".

Festival itu akan diikuti ibu-ibu dari TP-PKK dan Dasawisma, demikian pembina GenPi Bukittinggi, Muhammad Abdi seorang praktisi institusi pendidikan pariwisata UMSB Bukittinggi menyampaikan tentang kegiatan itu dihadapan Ketua TP-PKK Bukittinggi, Yesi Endriani Ramlan Nurmatias, Ketua Dharma Wanita Bukittinggi, Hj.Khadijah Irwandi, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB, Tati.S serta sekertaris Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi, Emil Anwar dan anggota PKK se kota Bukittinggi, Sabtu (3/12) di Aula Dharma Wanita Bukittinggi.

Ketua TP-PKK Bukittinggi dan Ketua Dharma Wanita Bukittinggi saat mendengar paparan pembina GenPi Bukittinggi mengenai acara yang akan diadakan, menyambut dengan antusias, bahkan sebelumnya panitia juga mendapat dukungan spirit dari Walikota Bukititinggi, Ramlan Nurmatias maupun Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, atas kegiatan yang dilakukan GenPi Bukittinggi.

Selanjutnya Abdi sapaan akrabnya, mengatakan festival itu digelar hari Sabtu tanggal 24 Desember 2016 bertempat di pedestrian Jam Gadang, dan bersamaan dengan kegiatan Bukittinggi Berhijab yang mengambil tempat di lapangan Wirabraja (lapangan kantin).

Keunikan pada acara festival marandang adalah semua peserta memakai pakaian tempo dulu seperti tangkuluak, baju basiba, sandal jepit atau tengkelek. Dan memasaknyapun di atas tungku dengan kayu bakar, menghembus kayu api menggunakan suluh aur. Semua peserta memeras santan dengan kain mori di lokasi tempat memasak, inilah yang sangat unik dan menarik, ucap Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Sedangkan pembina GenPi lainnya, Iwin Saidi Batuah, mengatakan kegiatan yang diadakan GenPi Bukittinggi berupa festival marandang akan diabadikan rekan-rekan media elektronik dalam dan luar negeri, media cetak dan komunitas photography, karena hal ini baru pertama kali diadakan di kota wisata.

Hal itu juga akan menarik wisatawan nusantara maupun mancanegara untuk melihat dari dekat cara memasak makanan khas orang Minang, yaitu randang yang sangat dikenal. Panitia festival marandang pun akan menyediakan tungku untuk para wisatawan yang ingin bersama peserta memasak randang.

Sementara itu Iwan Susanto Sutan Muncak dan Uda Didi.S, yang juga sebagai pembina GenPi Bukittinggi, menjelaskan, kegiatan itu akan dibarengi dengan lomba photo festival marandang dengan mengikut sertakan komunitas-komunitas photography se Sumatera Barat, dan pemenangnya mendapat hadiah yang diberikan panitia berupa uang tunai, pungkas Uda Didi.S.