Hari Jadi ke-128, Sawahlunto Menjadi Kota Wisata Tambang yang Berbudaya

Padang - Hari Jadi Kota Sawahlunto ke-128 Tahun 2016 ini mengusung tema “Sawahlunto Multiculture ln Harmony”. Tema ini mengandung makna keharmonisan, keseimbangan dan kebersamaan yang tumbuh dan berkembang di Kota Sawahlunto dengan keberagaman dan kebhinekaan, etnis, suku. budaya dan agama.

Rangkaian kegiatan untuk mengisi Hari Jadi Kota Sawahlunto ke-128 tersebut juga telah dimulai sejak tanggal 25 November hingga berakhir pada 16 Desember 2016 mendatang. Makan Bajamba tetap menjadi ikon meskipun ada sejumlah rangkaian acara lainnya dan ditargetkan menyedot 20 ribu kunjungan wisatawan.

"Targetnya sekitar 20 ribu kunjungan. Untuk itu, kami sudah melakukan promosi dengan melibatkan media massa, travel agen dan ASITA," ujar Kepala Dinas Pariwisata Sawahlunto, Efriyanto.

Sementara itu, Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf mengatakan, iven tahunan itu diharapkan mendongkrak pendapatan dan memutar perekonomian masyarakat. Hari Jadi ke-128 tahun ini juga mendapat lirikan dari para perantau. “Beberapa perkumpulan perantau sudah menyatakan akan pulang ketika hari jadi kota ini,” ujarnya.

Adapun rangkaian iven dan kegiatannya di Hari Jadi Kota Sawahlunto yakni, Sawahlunto Multiculture Festival & Expo, Seminar UMKM IKSK, Makan Bajamba, Futsal Perantau, Malam Hiburan Rakyat/Artis Ibukota, Sawahlunto Run Night.

Kemudian juga ada Sawahlunto Derby, Dog Race, Kejurnas Gantole & Paralayang, Jambore Biker se-Sumbar & Road Race, Trail Adventure, Lomba Burung Berkicau, Tabliq Akbar, MTQ Nasional Tingkat Kota Sawahlunto.