Festival Bambu

Pessel - Penggiat ekowisata Kenagarian Nanggalo, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan-Sumatera Barat menggelar festival Bambu.

Festival ini merupakan kegiatan Seni Budaya yang diisi dengan berbagai perlombaan, seperti lomba baju kurung basiba, lomba lagu pop minang, prosesi adat, pacu upia. Perlombaan ini diikuti oleh utusan dari Nagari masing-masing kecamatan yang ada di kabupaten tersebut.

Iven bertajuk "International Tarusan River" juga melibatkan mahasiswa dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) sebanyak 30 orang. Pegiat Ekowisata Nagari Nanggalo, Nerosti mengatakan puncak kegiatan ini merupakan penanaman tanaman Bambu di sekitar lokasi Sungai Batang Nanggalo.

"intinya merupakan pengserasian Bambu dan seni, seperti pada kegiatan puncaknya tgl 27 akan ada gelaran tari di atas rakit Bambu yang dilakukan oleh mahasiswa Sendratasik Universitas Negeri Padang," katanya.

Ia menyebutkan festival ini diadakan dengan tujuan untuk memperhatikan lingkungan sungai dan menjaga pohon Bambu dari kepunahan. Selain itu, Bambu juga bisa menjadi hasil alam yang bisa mengangkat ekonomi masyarakat dengan kerajinan-kerajinan yang ada.

"Tujuan utama kita yaitu membuat Bambu dan sungai ini menjadi ikon Nanggalo dan Pesisir Selatan, dengan adanya penanaman Bambu, setidaknya bisa menjaga lingkungan sungai," tuturnya kemudian.