Masyarakat Kawasan Mandeh Harus Siapkan Terima Wisatawan

Painan - Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), mengimbau masyarakat yang menetap di Kawasan Wisata Mandeh menyiapkan mental sehingga mereka bersikap terbuka menerima kedatangan wisatawan.

"Mentalnya harus siap, mereka harus mengetahui bahwa wisatawan yang berkunjung tidak hanya menguntungkan pemerintah namun juga masyarakat," kata anggota Fraksi Partai Golongan Karya, DPRD Pesisir Selatan, Meni Mardanus di Painan, Selasa.

Ia menambahkan apabila pola pikir tersebut sudah tertanam, ia pun meyakini selain karena keindahan alam, wisatawan juga akan berbondong-bondong datang ke Kawasan Wisata Mandeh karena keramahtamahan masyarakatnya.

Ia menjelaskan Kawasan Wisata Mandeh terdiri dari delapan nagari (desa adat), dan ia menetap di Sungai Pinang yang merupakan salah satu diantara delapan nagari tersebut.

"Masyarakat di Sungai Pinang sudah mulai terbiasa dengan kedatangan wisatawan baik lokal maupun mancanegara karena sejak tahun 2000-an wisatawan sudah sering berkunjung menikmati keindahan alam disana," ungkapnya.

Selain mengimbau masyarakat menyiapkan mental ia juga berjanji akan terus memantau perkembangan jalan yang akan dibangun melintasi kawasan wisata yang telah mendunia itu.

Menurutnya, pengerjaan jalan tersebut direncanakan selesai pada 2017 yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Sumbar.

"Saya juga meminta pemerintah kabupaten untuk konsentrasi dengan jalan itu karena jalan merupakan faktor pendukung sektor pariwisata," katanya.

Meni Mardanus merupakan anggota DPRD Pesisir Selatan, berasal dari daerah pemilihan I meliputi Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang dan Bayang Utara.

Ia dilantik dalam rapat paripurna istimewa, Senin (3/10) dengan agenda melantik anggota Pengganti Antar Waktu (PAW) karena anggota sebelumnya dari fraksi dan daerah pemilihan yang sama meninggal dunia.