Sawahlunto International Multicultural Festival - SIMFes

SIMFes Sawahlunto

SIMFes merupakan festival musik komposisi etnik, modern dan kontemporer di Kota Sawahlunto. SIMFes, sebuah garapan event kesenian yang dapat dijadikan wadah untuk menuangkan ide ide dari wacana berkreasi tanpa batas dalam dunia musik bagi seniman dan musisi itu sendiri.

Sawahlunto International Music Festival (SIMFes), dicetuskan sejak tahun 2009. Setahun kemudian diwujudkan penyelenggaraaan perdananya pada 3-5 Desember 2010. Event berkelas internasional ini, kali kedua digelar 2-4 Desember 2011.

SIMFes merupakan festival musik komposisi etnik, modern dan kontemporer di Kota Sawahlunto. SIMFes, menjadi garapan event kesenian yang dapat dijadikan wadah untuk menuangkan ide ide dari wacana berkreasi tanpa batas dalam dunia musik bagi seniman dan musisi itu sendiri. Festival ini diharapkan dapat memperlihatkan keragaman musikal dari berbagai etnik di dunia yang bersifat dinamis, sehingga dapat mengembangkan dialog budaya antar bangsa berdasarkan semangat idealisme yang masih ada.

Sukses penyelenggaraan perdana, SIMFes kedua mengusung tema MUSISI 5 (lima) BENUA yang diwakili dan diramaikan  musisi dari kelima benua seperti Dr. Hiltrud Cordes (Jerman), Mr. Remi Decker (Belgia), Ms. Martha Toledo (Mexico), Ms. Luo Chou Yun (Taiwan), Christopher Basile (Australia) dengan sederetan musisi dan musik etnik lokal Sumatera Barat dan Indonesia.

SIMFes Tahun ke Tahun

SIMFes 2012, yang memasuki tahun ke-3 kembali mengusung tema besar MUSISI 5 (lima) BENUA tersebut. Tentu penyelenggaraan kali ini dengan kehadiran musisi berkelas berikutnya baik lokal (Sawahlunto/Sumatera Barat), nasional dan internasional (musisi dari 5 benua Asia, Afrika, Eropa, Amerika dan Australia).

SIMFes 2018 menghadirkan perpaduan musik komposisi etnik, modern, dan kontemporer di Kota Sawahlunto. Berbagai musisi dari dalam dan luar negeri siap unjuk gigi di acara yang sudah kali ke-9 diselenggarakan ini.

Ada Debu (Turki), Tandava (Italia/Rusia/Jepang), Leana Rachael (USA), Iksan Skuter (Malang) dan Manja (Bali). Ada juga Sisir Tanah (Yogyakarta), Groove ‘Nroll Percussion (Jakarta), Nonaria (Jakarta), Riau Rhythm Chambers (Riau) serta Saandiko Group (Bukittinggi). Kemeriahan pun bertambah dengan hadirnya Minanga Pentagong (Padang Panjang), Sawahlunto New Ensemble (Sawahlunto) dan Alegro’s (Sawahlunto).

Bertemakan “Sawahlunto, the Energy of the World’s Culture”. SIMFes tahun ini akan memberikan sensasi lain untuk menikmati pagelaran musik. SIMFes pun masuk kedalam 100 Wonderful Events 2018 Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Dalam gelaran SIMFes ini, para pengunjung tak hanya menyaksikan para musisi pertontonkan keahlian mereka. Tetapi juga ada workshop. Dalam kegiatan ini, para musisi akan berbagi ilmu kepada para pengunjung. .

SIMFes merupakan event yang diinisiasi oleh Ir. Amran Nur. Keinginannya menghadirkan festival musik tingkat internasional di Sawahlunto akhirnya disambut manis oleh Kurator Edy Utama dan Hiltrud Cordes. Maka, pada tahun 2010, Sawahlunto International Music Festival pertama kali dimulai.